Kamis, 15 Januari 2015

Brownies Pisang

Pisang dimakan biasa sudah sangat biasa ya... Biasanya digoreng tepung. Dimakan sewaktu masih panas, kriuk berpadu dengan legitnya pisang yang digoreng. Cuman kalo kebanyakan makan gorengan juga tidak bagus untuk kesehatan. Selain itu bisa diolah menjadi brownies. 
Baru kali ini nyoba brownies pisang. Gak tanggung-tanggung langsung memakai pisang raja. Untungnya beli dipasar dapat harga yang sedikit murah. 
Resep aslinya dari blognya mba Endang JTT versi kukus. Versi panggangnya sudah dicoba oleh para ibu blogger keren, serperti mba nina (catatan-nina), mba hesti, dll.
Foto brownies slice aku ambil setelah brownies menginap sehari dilemari pendingin. Susahnya kalo nyobain resep baru, nggak ada yang ngabisin. Paling banter dibagi-bagi ke saudara dekat, tetangga, atau ke PAUD. Bagi para pecinta banana cake, brownies pisang ini memang recommended untuk dicoba, kalau malas, bolehlah calling-calling ke dapurluisa.


Aduk, campur rata :
100 gr terigu protein sedang
1/2 sdt baking powder
20 gr coklat bubuk
1/2 sdt garam
1/2 vanilli bubuk

150 gr DCC
3 sdm mentega
170 gr gula pasir (resep asli 125 gr)
2 telur ukuran besar ( 3 telur uk.kecil)
300 gr pisang, lumatkan dengan garpu

Cara Membuat :
1. Siapkan oven suhu 180'C, loyang 20 x 20, alasi dengan kertas roti.
2. Lelehkan margarin, dcc, sisihkan
3. Masukkan gula pasir, garam, ke dalam campuran margarin, aduk rata.
4. Masukkan telur satu per satu, aduk hingga menjadi adonan halus, pastikan campuran margarin sudah hangat cenderung dingin.
5. Masukkan campuran tepung, aduk rata.
6. Masukkan pisang, aduk asal rata, jangan overmixed ya.. 
7. Panggang sekitar 35-40 menit, tes tusuk lidi untuk memastikan brownies matang.


Minggu, 11 Januari 2015

Sponge Cake

Oven dolanannya dikeluarin dari dus. Oven tangkring ini aku punya sewaktu pertama kalinya menyukai dunia baking. Mixer pertama yang aku punya, aku dapat dari tanteku. Mixer jadul banget, sampai sekarang masih berfungsi, tapi ngga bisa untuk membuat adonan kental berjejak or jambul petruk. Yah..maklum sudah tua.
Beberapa bulan setelah itu, setelah memutuskan untuk sedikit serius dibaking, mencari mixer rumahan yang bisa dipake untuk usaha rumahan. Akhirnya terpilihlah hand mixer signora. Sudah diperbudak sampai saat ini, masih sehat walafiat. Selain signora, ada 1 buah hand mixer phillips. Kalo orderan banyak, langsung pakai double. Ngga nyampe 5 menit adonan kental.

Ngomongin soal mixer dan adonan kental. Hari minggu yang cerah ini memutuskan untuk ujicoba resep sponge cake. Kenapa spongecake?
Karena beberapa bulan yang lalu pernah dikasih tanteku 1 buah spongecake tabur keju, dapat dari temannya yang habis melahirkan. Kuenya dibagi dengan keluargaku.
Kuenya enak, empuk, nggak seret. Apalagi topping keju gondrongnya yang bikin tambah enak.
Inilah alasanku mengapa ujicoba spongecake lagi. Yah..siapa tau bisa mendapatkan rasa, tektur seperti spongecake keju yang pernah aku makan itu.


Sabtu, 10 Januari 2015

Kue Pukis

Salah satu jajanan tradisional yang selalu ada disegala tempat.
Bikinnya cuman 1/2 resep, memakai cetakan bulat. Hasil akhirnya lumayan banyak, 23 biji. Empuk, cuman sedikit kurang manis. Next time takaran gulanya perlu ditambah. Santannya memakai santan instan, lebih gurih bila memakai santan asli. Setelah adonan selesai aku diamkan selama 30 menit pertama. Melihat adonannya yang belum mengembang, waktunya aku tambah 15 menit sebelum mulai dipanggang. Sebelum dituang, diaduk lagi, mmh..dikopyok-kopyok..
Resep pukis ini aku ambil dari blognya mba Irene.
Ehh...ada yang ikut nongol.. mangga rumah ikut mejeng :)



Bahan biang:
50 gr tepung terigu protein sedang
100 ml air
1 sendok makan ragi instan

Bahan pukis:
6 btr telur utuh
350 gr gula pasir
500 gr tepung terigu protein sedang
600 ml santan kental (usahakan jangan dingin, agak hangat lebih baik)
100 ml minyak sayur
1 sdt garam

Isian:
DCC, keju, pisang, meses, dll sesuai selera


Cara membuatnya:
- Campur semua bahan biang, aduk hingga ratadan diiamkan selama 15 menit.
- Sementara menunggu bahan biang, kocok telur dan gula sampai kental, masukkan bahan biang, lalu terigu, dan santan serta minyak.
- Diamkan adonan 1-2 jam
- Panaskan cetakan kue pukis, tuang adonan hingga 3/4nya, isi dengan isian coklat/keju.
- Jika diisi meses, tunggu hingga adonan agak set.
- Tutup dan masak sampai matang.

Jumat, 09 Januari 2015

Orderan : SnackBox

Pastel Tutup, Browkus Coklat, Bolu Gulung

Ketan Goreng, Bolu kukus pandan, cemilan kacang

Kue Lumpur Kentang Pandan

Lama sekali nggak pernah apdet blog. Sudah jarang ujicoba resep. Keseringan bikin snackbox terus.
Kue lumpur kentang ini memakai resep NCC. Kue lumpur kentang ini aku pakai untuk upload #foodchallenge yang sedang ramai di FB.

Bahan:
500 gr gula pasir
500 gr tepung terigu
1 kg kentang, kukus dan haluskan
200 gr margarine, lelehkan
5 btr kuning telur
4 btr putih telur
1 ltr santan
1 sdt vanilli
1 sdt garam
pasta pandan sesuai selera
200 gr kismis, untuk taburan
 
Cara membuat:
1.Kocok gula dan telur sampai putih dan mengembang (tidak perlu naik), masukkan garam dan vanilli sambil terus dikocok.
2.Tuangi santan, aduk rata, masukkan kentang halus dan tepung terigu secara bertahap sambil tetap diaduk rata.
3.Terakhir, taung mentega leleh, aduk rata.
4.Panaskan cetakan kue lumpur, poles mentega, tuangi adonan hingga ¾ penuh, tutup, biarkan setengah matang taburi kismis, tutup lagi, biarkan sampai matang. Angkat. Variasi taburan lain
bisa menggunakan parutan keju, irisan nangka, coklat mesis, dll